Inilah kami...
Yang melulu menapaki ketidakpastianTak bergerak, terlanjur memijak garis retak
Terlalu pengecut melihat terang
Terlalu takut menatap gelap
Dan kami tetap disini, diam...
Mau bagaimana lagi?
Di depan banyak duri serapi-jali
Kami tahu, bianglala tujuh warna masih menanti, tapi...
Beranjak dari sini adalah berat
Mungkin seberat mengangkat jabal nur
Ya Tuhan, tolong kami...
Golongan kami sesak oleh hamba-hamba yang pasrah
Orang-orang tengah yang hanya mengandalkan perubahan arah angin
Yang paling digdaya, kami ikuti saja
Melelahkan, makan waktu, juga membosankan
Terengah-engah sebab perasaan dan pikiran sendiri
Kami bukan hitam atau putih, kami kelabu yang hampir mengabu
Zaman ini buta akan kami atau kami yang buta akan zaman?
Zaman ini memenjarakan kami
Menyakiti kami dalam jeruji yang menyedot energi
Waktu kami hampir habis, tidak lama lagi akan mati
Siapa pun, tolong selamatkan kami!!!
No comments :
Post a Comment